Minggu, 13 November 2011

Kebaharian Indonesia

A.PELAYARAN NUSANTARA

1. Sistem Angin Untuk Pelayaran

Dari nama-nama angin, kita dapat melihat bahwa nama-nama itu bersala dari dunia bahari. Angin haluan dan angin buritan untuk menunjukkan dari mana arah angin itu datang jika berlayar. Angin sorong buritan adalah angin turutan yg keras. Angin saka yang datang dari depan dan menghalangi pelayaran, sedangkan angin paksa justru memaksa orang membongkar sauh. Jika datang dari berbagai jurusan maka dikatakan angin ekor duyung, teteapi kalau angin bertiup keran dari sebelah sisi perahu dikatakan angin timba ruang.

Pengetahuan tentang angin darat dan angin laut sangan penting bagi para nelayan, karena dengan demikian mereka dapat memanfaatkan angin jika akan berlayar keluar pada pagi hari dan pulang ke pada malam hari.

Oktober – april

April – oktober

1.Kapal Lesung

· -Terbuat dari balok kayu yang sudah d kerok bagian tengahny

· -Ukuran kapal kecil

· -Daya tampung kapal sediti (2-4orang)

· - Harga pembuatan kapal terjangkau murah, dan sederhana

· -Jarak tempuh tidak terlalu jauh

2.Kapal papan

· -Terbuat dari beberapa lembar kayu/papan yang disusun secara rapi

· -Ukuran kapal lebih besar

· -Daya tampung lebih banyak

· -Harga lebih mahal dan rumit

· -Jarak yang ditempuh lebih jauh dan terbatas


3.Kapal kora-kora (Maluku)

4.Kapal pinisi (Sulawesi Selatan)

2. Barang – Barang Muatan Kapal

Dari jawa membawa beras, dari Maluku membawa rempah-rempah, dari sumatra damar, kemenyan dan kapur barus. Kalimantan membawa kayu dan rotan. Nusa Tenggara membawa kayu cendana.

3. Peninggalan Nilai-nilai Budaya Bahari

a. Jiwa Bahari

b. Benih-benih persatuan bangsa

c. berkembangnya bahasa melayu

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger